Gendang Pak Pong

Gendang Pak Pong

Gendang Pak Pong

Disebut juga Gendang Ketipung, Gandang Pakpung, dan Gendang Ronggeng. Gendang Ronggeng ini berbentuk bulat menurut type rebana besar, badannya terbuat daripada kayu nangka, kayu Mahoni atau kayu kelapa, berdiameter sekitar 40 cm dan ditutupi kulit kambing atau kulit lembu di sebelah saja dan sebelah yang lain sengaja terbuka. Kulit itu diikatkan kepada dinding kayu tadi dengan rotan halus yang kecil. Untuk menegangkan kulitnya jika akan dimainkan maka satu rotan panjang yang bulat kecil ditekankan masuk antara kulit dengan dinding kayu kesekelilingnya dari arah lobang dalam, rotan mana disebut "sedak". Biasanya untuk mengiringi tari hiburan Melayu dipergunakan 2 buah gendang ronggeng ini yaitu "induk" dan yang agak kecil "anak". Yang pertama memberikan beat yang tetap sedangkan yang belakangan memberikan pukulan-pukulan variasi menyelingi gendang induk. Untuk itu diperlukanlah kelincahan jari jemari untuk meningkah tadi. Diantara alat musik Melayu golongan membranophone, maka gendang ronggeng inilah yang paling populer. Ada pendapat bahwa ia berasal dari Timur Tengah tetapi ada juga pendapat yang ia dibawa oleh orang Portugis.

Ada kepompong sangkut di tali,
daun bidara menjangkau genteng;
Gendang Pak Pong Melayu Deli,
anak dara menari ronggeng.

Yerni Arief, 2021

Tambahan keterangan

Perjuangan Orang tua Suku Batak untuk Pendidikan A...
Buah Lakum
 

Comments

No comments made yet. Be the first to submit a comment
Already Registered? Login Here
Guest
Monday, 05 December 2022
If you'd like to register, please fill in the username, password and name fields.

By accepting you will be accessing a service provided by a third-party external to https://pantun-kelok.com/